Bagus Photo Studio=
Headlines News
Featured
Articles

Berita
Nasional

Berita
Hiburan

Berita
Unik

Tampilkan postingan dengan label travel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label travel. Tampilkan semua postingan

Mirip Niagara, Begini Keindahan Air Terjun Tumpak Sewu di Kabupaten Lumajang

Bagustv.com -  Air Terjun Tumpak Sewu berlokasi di Kampung Siji Jalan Raya Sidomulyo, Besukcukit, Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Beberapa wisatawan menyebut air terjun ini mirip dengan Air Terjun Niagara.


Air terjun ini dikelilingi oleh pemandangan hijau yang asri, sehingga terasa sejuk. Air Terjun Tumpak Sewu juga biasa dijuluki sebagai Tebing Nirwana.


Mengutip dari berbagai sumber, nama tumpak sewu diambil dari bahasa Jawa 'tumpak' dan 'sewu'. Tumpak berarti naik, sedangkan sewu artinya seribu.


Sesuai namanya, air terjun ini tampak sedang menaiki dinding atau tebing di sekitarnya. Curahan air di Air Terjun Tumpak Sewu cukup deras, sehingga terlihat seperti air terjun raksasa, layaknya Air Terjun Niagara.


Air tersebut tak jarang juga membiaskan pelangi yang indah. Lokasi air terjun ini berada di ketinggian sekitar 500 Mdpl, sedangkan air terjunnya memiliki tinggi mencapai 120 meter.


Sementara itu, bentuk air terjun yang indah dan berjejer tersebut tampak seperti tirai. Hal itu membuat air terjun ini termasuk ke dalam kategori 'tiered waterfall' atau air terjun bertirai.


Air terjun indah ini terbentuk dari aliran Sungai Glidik yang memiliki hulu di Gunung Semeru. Tempat ini juga menyediakan gardu pandang berupa sebuah bangunan permanen dengan luas 30 meter.


Dari sana, pengunjung tempat wisata Lumajang ini bisa lebih leluasa melihat pemandangan sekitar. Bangunan tersebut memiliki kapasitas hingga 50 orang. Gardu pandang tersebut juga aman karena dilengkapi dengan pagar besi di sekelilingnya.


Saat menelusuri air terjun, para pengunjung juga akan melewati sungai-sungai kecil dengan air yang sejuk dan jernih. Lokasi wisata Air Terjun Tumpak Sewu juga cukup dekat dengan spot menarik lainnya, salah satunya Gua Tetes.

 

Pipis Sembarangan di Kota Ini, Bisa Didenda Rp 170 Juta

https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2018/04/23/2326d288-8384-44d7-9fa3-ea30a0043d50_169.jpeg?w=780&q=90Bagustv.com -  Buang air kecil sembarangan sebaiknya dihindari, apalagi di Florence, Italia. Traveler bisa kena denda yang jumlahnya mencapai Rp 170 juta!

Florence merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Italia. Setiap tahun, turis yang berkunjung ke kota dengan banyak bangunan antik nan bersejarah ini bisa mencapai lebih dari 9 juta.

Siapa saja yang berkunjung tentunya diharapkan bisa menjaga kesopanan dan tidak melanggar aturan. Namun belum lama ini ada turis yang kedapatan buang air kecil sembarangan di Florence.

Dikutip dari Telegraph, Senin (23/4/2018), ada dua traveler yang tertangkap basah buang air sembarangan di Piazza della Signoria, alun-alun bersejarah yang begitu penting di Florence.

Yang pertama ada seorang turis wanita 18 tahun dari Denmark, sedangkan yang satu lagi traveler pria asal Tunisia. Keduanya diketahui buang air sembarangan di salah satu bangunan alun-alun yang penuh dengan patung-patung kuno, namun dalam waktu terpisah.

Mereka dituduh melanggar kesopanan di tempat umum, dan masing-masing akan dikenakan denda yang besarnya berkisar 5.000 (Rp 85 juta) dan 10.000 Euro (Rp 170 juta). Jumlah pastinya masih akan ditentukan pihak kepolisian setempat.

Seperti diberitakan Express, denda tersebut memang jumlahnya begitu besar, tak seperti daerah lainnya. Menurut juru bicara Dewa Kota Florence, denda cukup besar bagi turis yang melanggar aturan bukanlah hal baru. Aturan tersebut sudah resmi berlaku sejak beberapa tahun lalu.

Pemberian denda dilakukan agar turis yang datang ke Florence bisa menjaga kesopanan dan tak bikin onar. Selain Florence, daerah wisata favorit di Italia lainnya juga memberlakukan denda bagi turis yang dianggap melanggar aturan atau norma yang ada.

Misalnya saja Venesia, pemerintah setempat pernah membuat aturan yang dikemas sebagai kampanye bertajuk #EnjoyRespectvenezia. Ditengok dari Independent, aturan yang diberlakukan antara lain dilarang berenang di kanal, dilarang piknik di luar area publik hingga jangan membuang sampah sembarangan. Bagi yang melanggar bisa kena denda yang jumlahnya tidak sedikit.

Jember Siapkan 2.000 Becak Karnaval di JFC

image_titleBagustv.com - Jember Fashion Carnival (JFC), karnaval busana tahunan yang digelar selama 17 tahun terakhir ini, banyak menarik perhatian masyarakat dunia. Ini tidak lain karena desain pakaian dan aksesori yang dipamerkan dalam JFC, sangat unik dan mengagumkan.
Jelang penyelenggaraan yang akan jatuh pada tanggal 7-12 Agustus 2018 mendatang, berbagai persiapan pun telah dilakukan oleh pemerintah kota Jember dalam menyambut event tersebut. Bupati Jember, Faida, MMR telah menyiapkan setidaknya 2000 becak hias karnaval untuk para wisatawan.

"Jelang JFC Kabupaten Jember berbenah, Sekaligus mempercantik kota Jember, dengan membuat 2000 becak pariwisata kita hias becak karnaval," ungkap dia di Gedung Sapta Pesona Jakarta.
Dia menyebut, becak tersebut akan mengimbangi kota Jember yang telah menyandang predikat kota karnaval dunia. Nantinya, para becak itu akan mengawal turis ke beberapa destinasi yang ada di Jember.

"Becak Jember dihias jadi becak wisata, sehingga layak jadi bagian kota karnaval, bisa mengawal turis ke destinasi-destinasi lain," tambah dia.
Kostum Cenderawasih di Jember Fashion Carnaval
Dia menambahkan selama JFC berlangsung, Pemkot Jember juga akan mengadakan program tur kota. Dimana para pengunjung dari JFC akan diajak berkeliling ke destinasi-destinasi menarik yang ada di sana.

"Kita adakan program city tour sebelum dan sesudah event JFC ini untuk para pengunjung," jelas dia.
Tidak hanya itu, dalam kegiatan itu dia pun juga telah menyediakan 1000 rombongan (gerobak) yang berisikan produk lokal UMKM. Hal ini dimaksudkan, kata dia, untuk memberi kesempatan kepada ekonomi kerakyatan bangkit.
Peserta di Jember Fashion Carnaval
Pemkot juga telah menyediakan ambulans dan tim medis terbaik untuk mengakomodir selama kegiatan tersebut.

"Kalau tingkat dunia tahun ini tim medis berbenah dengan mem-branding ambulans, tim medis pun yang profesional," jelas dia.

Buka Acara Pandhalungan, Bupati Faida Sampaikan Apresiasi Seni Budaya

Jember - Bagustv.com - Pemerintah Kabupaten Jember dibawah kepemimpinan dr. Hj. Faida, MMR., – Drs KH Abdul Muqit Arief menggaungkan 3 B dalam menggerakkan roda pemerintahan. Menurut Bupati, 3 B ini menjadi kekuatan tersendiri dalam menegakkan prinsip pemerintahan yang baik dan bersih.

“Kekuatan Jember itu bukan cuma 3 B seperti yang dibilang bupati selama ini. Kalau 3 B itu kan Baik tujuannya, benar hukumnya, betul caranya,” kata Bupati, Jumat malam (22/12).

Ada kekuatan lain selain 3 B. “Tapi Jember juga terkenal dengan 4 C,” ujar Bupati saat pidato pembukaan Pagelaran Seni Budaya Pandhalungan di Lapangan Kemiri, Kecamatan Panti.
Empat C itu melekat dalam diri Jember. “Kalau bicara Jember tidak lepas dari Coffee (Kopi), Cacao (Kakau), Cigaret (rokok), dan yang keempat adalah Culture atau budaya,” terang perempuan pertama Bupati Jember ini.

Budaya yang ada di Jember dikenal dengan Pandhalungan, sebuah budaya hasil akulturasi dari berbagai budaya dari masyarakat yang ada di Jember.


Kepala Dinas Pariwisata Arief Tjahyana mengatakan, pagelaran seni budaya Pandhalungan digelar di enam tempat mengikut pembagian daerah pemilihan (Dapil) pada Pemilu Legislatif.
“Pagelaran seni budaya Pandhalungan tahun 2017 ini dalam rangka mewujudkan Jember sebagai Kota Wisata Budaya,” jelas Arief.

Enam tempat penyelenggaraan Pagelaran Seni Budaya Pandhalungan itu yakni di Desa Kemiri Kecamatan Panti untuk Dapil 1 pada 22 Desember 2017.

Dapil 2 di Desa Sumberlesung, Kecamatan Ledokombo, pada 24 Desember, Dapil 3 dilaksanakan di lapangan Sukorejo, Kecamatan Sumbersari pada 25 Desember.

Pelaksanaan di Dapil 4 di Desa Balung Kulon, Kecamatan Balung pada 26 Desember. Di Dapil 5, pagelaran dilaksanakan di Desa Grenden, Kecamatan Puger pada 27 Desember.

Pada hari berikutnya, 28 Desember, pagelaran terakhir di Dapil 6 di Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul.

Selain pagelaran seni dan budaya, momen di Lapangan Kemiri juga diisi dengan pameran produk lokal dan kuliner unggilan daerah setempat.

Juga pemberian hadiah pemenang lomba mewarnai tingkat TK dan SD. Lomba ini sebelumnya telah digelar, dengan mengangkat tema Jember Pandhalungan.

Tidak ketinggalan, aksi kemanusiaan dengan memberikan bantuan kepada lansia dan kaum dhuafa, serta bantuan hibah barang kepada kelompok masyarakat bidang kesenian dan kebudayaan.

Lomba Agustusan: Tinju Bantal Cewek VS Cowok



Lomba Agustusan: Tinju Bantal Cewek VS Cowok Yang dilaksanakan di Lingkungan cangkring patrang jember

Ribuan Warga Antre Masuk Gedung Agung Yogya untuk Bertemu Presiden Jokowi


Jokowi Gelar Open House di Yogya, Ribuan Porsi Makanan Disiapkan untuk Warga
Bagustv.com - Ribuan warga telah mendatangi Gedung Agung Yogyakarta untuk menghadiri open house Presiden Joko Widodo. Antrean panjang tampak di pintu selatan.

Pantauan detikcom di Gedung Agung Jalan Malioboro, Yogyakarta, Sabtu (9/7/2016), pukul 09.00 WIB, meski panjang tapi antrean berjalan tertib.

Warga yang datang harus melalui pintu metal detector. Tas dan ponsel harus dititipkan di sebuah tenda yang telah disiapkan untuk barang-barang warga. 

Sebelum duduk di kursi di dalam area Gedung Agung, warga juga menerima sekotak makanan ringan. Sebuah panggung kecil menampilkan penyanyi yang menghibur warga sembari menunggu kedatangan Jokowi.

Nantinya setelah bersalaman dengan Jokowi, warga dipersilakan menikmati hidangan yang telah dipersiapkan di tenda-tenda di sisi utara Gedung Agung.

Ribuan porsi makanan telah disiapkan. Menunya beraneka ragam, mulai dari opor ayam, soto ayam, bakso, sate ayam, dan bakso. 

Menurut informasi, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga akan hadir di Gedung Agung Yogyakarta untuk menemui Jokowi. Namun JK rencananya tidak menemui warga dan hanya bersilaturahmi dengan Jokowi. 

Sumber: detik.com

Ini 3 Lokasi di Ruas Tol yang Diprediksi Jadi Titik Macet Saat Arus Balik

Ini 3 Lokasi di Ruas Tol yang Diprediksi Jadi Titik Macet Saat Arus Balik
Bagustv.com - Puncak arus balik libur lebaran 2016 diprediksi terjadi pada hari Sabtu (9/7) dan Minggu (10/7) ini. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) memprediksi titik kemacetan saat arus balik setidaknya ada di tiga titik.

Kepala BPJT Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna menjelaskan, lokasi pertama yakni di KM 66 Tol Cikampek-Jakarta. KM 66 merupakan pertemuan antara Tol Cipularang dan Tol Cikampek-Jakarta.

"Di KM 66, pertemuan antara Jakarta-Cikampek dan Cipularang. Itu utamanya," kata Herry saat dihubungi detikcom, Jumat (8/7/2016).

"Kemudian di Cikarang Utama, di Palimanan," jelas Herry.

Masih terkait prasarana jalan tol, di KM 103 Tol Cipali masih dilakukan perbaikan sisa kejadian ambles beberapa waktu lalu. Jika nantinya ada kemacetan panjang di titik ini, maka contraflow akan dilakukan.

"Nanti akan diberlakukan contraflow kalau memang kondisinya macet. Itu salah satu opsinya," ujar Heri, Jumat (8/7). 

Sumber: detik.com

Ini Dia 10 Kota Paling Bebas Polusi di Dunia

Bagustv.com - Bayangkan udara segar bebas asap dan air jernih bebas kontaminasi. Bukan di gunung, tapi di kota. Inilah 10 kota paling bebas polusi tahun 2016.

Situs database terbesar, Numbeo, baru saja mengeluarkan Index 2016. Banyak jenis indeksnya termasuk Pollution Index 2016. Ditengok dari Numbeo, Jumat (8/1/2016), ada 10 kota yang dinyatakan paling bebas polusi.

Metode indeksnya mengambil data dari World Health Organization dan beberapa institusi yang dianggap berhubungan. Selain itu, polusinya tak hanya di udara, tapi juga air, dan beberapa polusi lainnya.

Dari 201 kota besar di dunia, terpilih 10 kota paling bebas polusi. Semakin kecil angka indeksnya, semakin segar udara dan air di kota tersebut. Canberra menjadi kota paling bebas polusi dengan indeks polusi sebesar 10,47 saja.

Di bawahnya, ada Wellington di Selandia Baru dengan indeks polusi 10,69. Kamu pun bisa memilih kota mana yang mau didatangi untuk liburan sembari menghirup udara segar ya!

Berikut 10 kota paling bebas polusi menurut Numbeo:

1. Canberra, Australia
2. Wellington, Selandia Baru
3. Trondheim, Norwegia
4. Stockholm, Swedia
5. Zurich, Swiss
6. Victoria, Kanada
7. Reykjavik, Islandia
8. Edinburg, Inggris
9. Tallinn, Estonia
10. Munich, Jerman

Sumber: detik.com

Dari Survei di AS, Bali Pulau Terbaik Dunia

Bagustv.com - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bangga bahwa Bali terpilih sebagai salah satu pulau terbaik dunia berdasarkan survei majalah travel ternama asal Amerika Serikat (AS) Travel+Leisure pada akhir 2015.

"Bangga sekali Bali terpilih sebagai salah satu pulau terbaik di dunia," kata Menteri Arief Yahya di Jakarta, Minggu (3/1/2016).
Berdasarkan Majalah Travel+Leisure, yang berpusat New York City, urutan peringkat pulau terbaik di dunia adalah Galpagos Islands, Equador (score: 90,82), Bali, Indonesia (score: 88,98), Maldives (score: 88,53), Tasmania, Australia (score: 88,32), Santorini, Yunani (score: 87,93), Moorea, French Polynesia (score: 87,90), Maui, Hawaii (score: 87,89), Kauai, Hawaii (score: 87,88), Great Barrier Reef, Australia (score: 87,31), dan Malta (score: 86,90).
Sementara itu urutan peringkat pulau terbaik di Asia versi majalah itu adalah Bali, Indonesia (score: 88,98), Maldives (score: 88,53), dan Phuket, Thailand (score: 79.22).

Menteri menyatakan sangat bangga dengan kepercayaan yang diberikan masyarakat dunia kepada Pulau Bali di Indonesia yang dinilai indah alamnya, unik budayanya, dan ramah tamah masyarakatnya.
Ke depan, Arief menyatakan akan mempromosikan destinasi-destinasi wisata lain di Indonesia yang tak kalah cantiknya dengan Bali.

"Kita harus yakin potensi wisata kita sangat hebat, untuk destinasi snorkling, keindahan wisata selam bahkan Galapagos, yang terkenal itu, sudah berhasil kita kalahkan. Tidak tanggung-tanggung bahkan oleh dua destinasi kita yakni Rajaampat dan Pulau Komodo," katanya.
Travel+Leisure merupakan majalah travel bulanan yang berbasis di New York dengan 4,8 juta pembaca diterbitkan oleh Time Inc. Majalah dan merupakan kompetitor terberat Cond Nast Traveler dan National Geographic Traveler.

 Sumber: inilah.com
 

Video Clip

Berita
Lifestyle

Berita
Olahraga

Berita
Politik

Berita
Teknologi

Berita
Kesehatan

Berita
Dunia